Kyoto Animation Mengkonfirmasi Bahwa Telah Menerima Novel dari Tersangka Pembakaran

NIMETORE.COM - Serangan pembakaran pada 18 Juli di studio Kyoto Animation telah mengakibatkan kematian 35 karyawan yang berada di gedung pada saat pelaku pembakaran menyerang.

Dilansir Soranewss24.com (31/07/2019) berdasarkan rekaman kamera keamanan dan laporan saksi, para penyelidik percaya bahwa tersangka Shinji Aoba berusia 41 tahun membeli dua tabung bensin 20 liter (5,3 galon) di sebuah pompa bensin sebelum menyalakannya di dalam gedung, dan juga menrambatkan api langsung pada korban.

Sifat serangan yang sudah direncanakan itu menunjukkan dendam terhadap perusahaan dan atau karyawannya, dan ketika Aoba ditahan oleh polisi, dia terdengar berteriak, “Mereka merobek saya” dan “Mereka mencuri novel saya, jadi saya menyalakan api."

Setelah serangan itu, CEO Animasi Kyoto Hideaki Hatta mengatakan,"Saya tidak tahu apa yang dia bicarakan," dan bahwa dia tidak pernah memiliki komunikasi tertulis atau lisan dengan Aoba.

Namun, pada 30 Juli pengacara Kyoto Animation mengatakan bahwa mereka sejak itu mengkonfirmasi bahwa perusahaan memang menerima sebuah novel dari seseorang bernama Shinji Aoba.

Sejak 2010, Kyoto Animation telah setiap tahun menerima kiriman novel dari penulis profesional atau amatir untuk Kyoto Animation Awards.

Selain hadiah satu juta yen (Rp 129 Juta) untuk pemenang utama, Kyoto Animation juga telah menandatangani perjanjian penerbitan luar biasa melalui label buku KA Esuma Bunko-nya, dan sejumlah novel juga telah diadaptasi ke dalam serial anime Kyoto Animation, seperti Violet Evergarden, Free !, dan lainnya.

Pengacara Kyoto Animation selanjutnya mengatakan bahwa novel yang diajukan oleh Shinji Aoba secara resmi dihilangkan dari kontes di babak pertama evaluasi juri.

"Kami telah mengkonfirmasi bahwa novel itu tidak memiliki kesamaan dengan karya Animasi Kyoto," tambahnya.


Sumber: SoraNews24

Kyoto Animation Mengkonfirmasi Bahwa Telah Menerima Novel dari Tersangka Pembakaran

Kyoto Animation Mengkonfirmasi Bahwa Telah Menerima Novel dari Tersangka Pembakaran

NIMETORE.COM - Serangan pembakaran pada 18 Juli di studio Kyoto Animation telah mengakibatkan kematian 35 karyawan yang berada di gedung pada saat pelaku pembakaran menyerang.

Dilansir Soranewss24.com (31/07/2019) berdasarkan rekaman kamera keamanan dan laporan saksi, para penyelidik percaya bahwa tersangka Shinji Aoba berusia 41 tahun membeli dua tabung bensin 20 liter (5,3 galon) di sebuah pompa bensin sebelum menyalakannya di dalam gedung, dan juga menrambatkan api langsung pada korban.

Sifat serangan yang sudah direncanakan itu menunjukkan dendam terhadap perusahaan dan atau karyawannya, dan ketika Aoba ditahan oleh polisi, dia terdengar berteriak, “Mereka merobek saya” dan “Mereka mencuri novel saya, jadi saya menyalakan api."

Setelah serangan itu, CEO Animasi Kyoto Hideaki Hatta mengatakan,"Saya tidak tahu apa yang dia bicarakan," dan bahwa dia tidak pernah memiliki komunikasi tertulis atau lisan dengan Aoba.

Namun, pada 30 Juli pengacara Kyoto Animation mengatakan bahwa mereka sejak itu mengkonfirmasi bahwa perusahaan memang menerima sebuah novel dari seseorang bernama Shinji Aoba.

Sejak 2010, Kyoto Animation telah setiap tahun menerima kiriman novel dari penulis profesional atau amatir untuk Kyoto Animation Awards.

Selain hadiah satu juta yen (Rp 129 Juta) untuk pemenang utama, Kyoto Animation juga telah menandatangani perjanjian penerbitan luar biasa melalui label buku KA Esuma Bunko-nya, dan sejumlah novel juga telah diadaptasi ke dalam serial anime Kyoto Animation, seperti Violet Evergarden, Free !, dan lainnya.

Pengacara Kyoto Animation selanjutnya mengatakan bahwa novel yang diajukan oleh Shinji Aoba secara resmi dihilangkan dari kontes di babak pertama evaluasi juri.

"Kami telah mengkonfirmasi bahwa novel itu tidak memiliki kesamaan dengan karya Animasi Kyoto," tambahnya.


Sumber: SoraNews24

No comments